Kaisar Hongwu (1328 – 1398), pendiri Dinasti Ming, terkenal akan kedekatannya dengan komunitas Muslim Hui. Beliau memerakarsai rekonstruksi sejumlah masjid yang telah didirikan semasa pemerintahan Dinasti Tang, Dinasti Song, dan Dinasti Yuan. Selain itu, beliau juga membangun sejumlah masjid baru di Xian, Nanjing, Xining, Yunnan, Guangdong, Fujian, dan kota-kota lainnya.
Saat Kaisar Hongwu berkuasa, Nanjing yang kala itu dijadikan sebagai Ibu Kota Kekaisaran Cina dibanjiri oleh Muslim Hui yang berimigrasi dari berbagai penjuru wilayah Cina. Muslim Cina saat itu memiliki posisi yang penting dalam struktur pemerintahan, bidang perdagangan, pendidikan, bahkan kemiliteran. Kaisar Hongwu mengangkat lebih dari 10 jenderal dari kalangan Muslim, di antaranya adalah Chang Yuchun, Lan Yu, Mu Ying, Feng Sheng, Hu Dahai, Ding Dexing, Hala Bashi, dan Zheng He (Laksamana Cheng Ho).
Selain itu, Kaisar Hongwu sempat menulis sebuah puisi yang terdiri dari seratus kata. Puisi ini berisi sanjungan kepada Nabi Muhammad SAW, Islam, dan Allah. Pada awalnya, puisi ini hanya terukir pada sebuah monumen batu di halaman Masjid Jing Jue di Nanjing saja. Namun kini, puisi ini dapat ditemukan di berbagai masjid di Cina, tak ketinggalan Masjid Dongguan yang didirikan oleh Sang Kaisar. Berikut adalah puisi tersebut:
Seratus Kata Sanjungan
Semenjak penciptaan alam semesta
Surga telah menunjuk
Sang Pengajar Iman Agung
Dari Barat Dia lahir
Untuk menerima Kitab Suci
Dengan tiga puluh bagian kitab
Menuntun semua makhluk hidup
Raja dari segala Raja
Pemimpin para orang suci
Dengan dukungan dari langit
Melindungi bangsanya
Dengan lima ibadah tiap hari
Dalam hening mengharap kedamaian
Dengan hati tertuju pada Allah
Membantu yang tidak mampu
Menyelamatkan mereka dari malapetaka
Melihat yang tidak terlihat
Menarik sekalian jiwa dan batin
Jauh dari perbuatan dosa
Belas kasih pada dunia
Menulusuri jalan masa lalu yang terkarunia
Membasmi kejahatan untuk selamanya
Agama murni dan sejati
Muhammad,
Yang Mulia dan Agung



