Posted by: schariev | January 28, 2009

Arsitektur Mamluk

Masjid-masjid di Kairo, pusat kebudayaan Mamluk

Masjid-masjid di Kairo, pusat kebudayaan Mamluk

Pada masa dinasti Mamluk berkuasa di daerah Mesir, perkembangan arsitektur islam berkembang dengan pesat. Yang menjadi ciri khas dari gaya arsitektur ini adalah guratan garis pada tembok, menara yang tinggi berukir penuh dan permainan geometri pada setiap bagian bangunannya. Hampir semua bangunan di Mesir terutama masjidnya memiliki corak mamluk. Dulu warna khas dari gaya ini adalah coklat yang berasal dari batu bata yang digunakan untuk pembangunannya, tetapi sekarang sudah mulai menggunakan marmer putih dan berwarna. Contoh bangunan bergaya mamluk modern adalah masjid Nabawi di Madinah dan Washington Islamic Center di Amerika.

Gaya Mamluk memiliki tingkat kerumitan yang luar biasa. Hampir semua bangunannya dihias dengan ornamen-ornamen seperti kaligrafi dan permainan geometri. Gaya arsitektur mamluk sering disebut juga dengan gaya Moorish, dan gaya inilah yang sekarang ditiru atau dipakai pada bangunan Synagogue oleh kaum Yahudi. Hampir semua synagogue di dunia memakai gaya ini, entah mengapa. Walaupun demikian kaum muslim di semenanjung arab hingga kini tetap melestarikan gaya bangunan Mamluk ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: