Posted by: schariev | February 3, 2009

Islam Berkembang Pesat di Rusia

Kompleks Masjid Raya Kazan

Kompleks Masjid Raya Kazan

Islam merupakan agama resmi terbesar kedua di negara Rusia setelah Kristen Ortodoks. Jumlah penduduk Muslim di negara terbesar di dunia ini berjumlah 28 Juta jiwa atau 20 persen dari total jumlah penduduk. Muslim Rusia terdiri dari 40 kelompok etnis dimana yang paling besar adalah etnis Tatar, yaitu seperempat dari jumlah Muslim Rusia. Etnis Muslim lainnya adalah Avar, Bashkir, Chechen, Chekass, Kabardin, Ingush, dan etnis lainnya. Sebagian besar warga Muslim Rusia tinggal di Kazan, Moskow, Ufa, Dagestan, Volga, Ingusethia, Kaukasus Utara, Samara, Chechnya, Vladikavkaz, dan di banyak kota lainnya di Rusia bagian timur.

Tidak seperti Negara Eropa lainnya, di mana kebanyakan penduduk Muslimnya adalah para imigran, di Rusia penduduk Muslimnya adalah masyarakat pribumi yang telah memeluk Islam sejak ratusan tahun yang lalu. Islam pertama kali datang ke Rusia pada abad ke 8 ke wilayah Dagesthan pada masa penaklukan Kaukakus Utara oleh bangsa Arab. Bangsa Tatar yang tinggal di Volga pun akhirnya menjadikan Islam sebagai agama resmi mereka. Sejak saat itu, Islam mulai menyebar pada etnis lainnya.

Pada abad ke 16 sampai 19, negara-negara Islam tersebut digabungkan dengan Kekaisaran Rusia. Sejak itu, kehidupan beragama diatur oleh peraturan resmi. Seluruh kegiatan keagamaan diatur oleh Dewan Tatar Kazan yang dikepalai oleh seorang Mufti. Pada periode Uni Soviet kegiatan beragama tetap berjalan, tetapi mendapat banyak tekanan. Banyak masjid dan madrasah yang ditutup. Warga Muslim pun tidak bebas untuk pergi ke masjid setiap hari. Buku-buku berbahasa Arab dilarang terbit. Walaupun mendapat banyak tekanan seperti itu, Muslim Rusia tidak kehilangan ajaran dan akar budaya Islam. Setelah Uni Soviet runtuh, Islam kembali mekar. Masjid-masjid dan madrasah kembali dibuka, warga Muslim pun bebas pergi ke masjid. Di Rusia kini tercatat terdapat lebih dari 7 ribu masjid dan 3.345 organisasi Islam. Sebagian besar Muslim Rusia adalah Sunni. Mereka bermazhab Shafii dan Hanafi. Di Rusia terdapat 114 Sekolah Islam, 11 Sekolah Tinggi diantaranya mendapat lisensi. Setiap hari Ahad, televisi Rusia menyiarkan program ‘Muslim’. Program ini menyiarkan tentang tradisi, adat, dan budaya penganut Islam di Rusia. Radio pemerintah pun melakukan hal yang sama.

Setelah berpuluh-puluh tahun warga Muslim di kota Moskow tidak bisa secara rutin shalat di masjid, tetapi sekarang mereka bisa melakukannya kembali. Saat shalat Jumat, para jemaah tidak dapat tertampung semua di dalam masjid, walaupun masjid tersebut berkapasitas dua ribu jemaah. Pada akhirnya, sekarang di Moskow dibangun sebuah masjid agung yang dapat menampung lima ribu jemaah.

Masjid tertua di Moskow adalah masjid yang didirikan Kaisar tahun 1813 yang dipersembahkan untuk tentara Muslim Rusia yang telah berjasa dalam mengalahkan pasukan Napoleon. Masjid ini memiliki tiga lantai dan satu menara. Masjid besar lainnya adalah Kompleks Masjid Sobornaya yang dapat menampung dua ribu jemaah. Sekarang warga Muslim bisa belajar bahasa arab di Universitas Islam Moskow dan Muslimahnya bisa mengenakan jilbab dengan bebas. Di kota ini juga terdapat lima perusahaan makanan dan ternak halal. Di bawah rezim pemerintahan Persiden Vladimir Putin, keadaan Islam di negeri beruang merah ini terus berkembang. Pemerintahannya telah banyak mendukung pembangunan masjid-masjid di Rusia. Salah satunya adalah kompleks masjid Qol Sharif di kota Kazan, kotanya bangsa Tatar.


Responses

  1. it’s greta news


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: