Posted by: schariev | February 3, 2009

Synagogue

Zurich Synagogue

Zurich Synagogue

Tempat beribadah umat yahudi dinamakan dengan synagogue. Pada zaman awal berdirinya bangsa yahudi, tempat ibadah mereka masih berupa kemah besar yang tidak memiliki struktur yang kuat. Setelah berkali-kali dijajah dan diperbudak oleh berbagai bangsa seperti babilonia dan mesir, akhirnya mereka belajar tentang tata cara membuat sebuah bangunan yang baik. Mereka belajar cara membuat kaca dan bangunan yang kokoh dari bangsa mesir dan belajar cara membuat bangunan yang indah dan simetris dari bangsa babilonia. Akhirnya synagogue yang pertama atau mereka sebut Beitelohim berdiri di bukit Moriah yang sekarang menjadi kompleks masjid al Aqsa. (sepintas saya sering bingung mengapa orang arab seakan-akan tidak mau mengakui kalau nabi-nabi keturunan yahudi sebelumnya seperti Isa, Daud, dan Yahya melaksanakan syariat Musa dan menjadikan Baitullah atau al Aqsa sebagai pusat peribadatan bangsa yahudi pada saat itu).

Synagogue pada pertama kalinya lebih mendominasikan arsitektur babilonia pada bangunannya. Setelah dijajah oleh kekaisaran Romawi, mereka pun kehilangan gaya bangunannya. Akhirnya mereka mendirikan synagogue dengan bergayakan Mamluk dan Maghribi. Ya memang begitulah mereka, tukang caplok ilmu orang. Sampai sekarang synagogue mereka tetap bergayakan mamluk atau mereka sebut dengan gaya moorish. Dari jendelanya sampai ornamen khas mamluk mereka jiplak semua, kecuali bangunan gerbang dan menaranya, karena memang gerbang dan menara bergaya mamluk sangat sarat dengan nilai filosofis agama islam. Synagogue milik kelompok yahudi orthodoks masih mengikuti aturan lama, laki-laki berada di bagian depan dan perempuan ditempatkan di bagian belakang dan dihalangi dengan hijab, mirip dengan penataan jemaah masjid dalam agama islam, hanya saja mereka duduk diatas kursi. Ada juga synagogue dengan penataan jemaah melingkar mengelilingi tempat taurat dibacakan, hal ini terinspirasi oleh pengajaran taurat pada masa nabi Musa di kemah pertemuan. Di dalam sebuah synagogue terdapat bagian terpenting yang menjadi tempat penyimpanan taurat dari semua jemaat. Bagian ini terdapat dibagian depan synagogue sehingga terlihat seperti sebuah altar, padahal fungsinya sebagai lemari besar tempat penyimpanan taurat.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: